"Selamat Datang Di Fahriikurniiawan.blogspot.com,,,Mari Berbagi Inspirasi dan Pengalaman"

Minggu, 25 Maret 2012

LAPORAN RANCANGAN TREATMENT

LAPORAN RANCANGAN TREATMENT
MENINGKATKAN MOTIVASI DALAM BEKERJA



Disusun Oleh:
Nama   : Fahri kurniawan

PRODI PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA
UIN SUKA YOGYAKARTA
I. IDENTIFIKASI MASALAH
           Dalam treatmen motivasi kali ini, akan mencoba mengidentivikasi subjek yang bekerja sebagai operator warnet. Yang dahulunya sangat giat dalam bekerja tetapi akhir-akhir ini kurang bersemangat dalam bekerja. Masalah yang di alami subjek pada saat ini adalah masalah menurunya motivasi atau semangat dalam bekerja, karena dalam bekerja subjek menjadi malas dalam melakukan pekerjaanya, rasa malas dan kurangnya semangat dalam bekerja ini terlihat dari sikap subjek seperti :
-          - Seringnya subjek ijin atau absen dalam masuk kerja.
-          - Ketika berhadapan dengan clien atau pengunjung subjek sedikit menjadi tidak ramah
-     - Dalam bekerja subjek terlihat semaunya sendiri, seperti meyapu dan ketika clien membutuhkan bantuan subjek juga terlihat sdikit kurang begitu ramah.

               Masalah yang di alami subjek ini di karenakan tidak ada tantangan baru dalam pekerjaanya karena dalam pekerjaan yang subjek lakukan hanya seperti itu-itu saja, seperti datang duduk di meja operator mengurusi komputer dan membantu clien sehingga itu di anggap subjek kurang begitu menantang, karena besar atau tidaknya pekerjaan yang subjek kerjakan upah yang subjek dapatkan tidak sesuai dengan yang subjek harapkan. Selain itu kurangnya memperluas interaksi dengan oranglain sehingga subjek merasa bosan.
Sehingga di butuhkan traitmen motivasi yang cukup tinggi untuk memulihkan kinerja subjek dalam pekerjaannya.

II.TEORI MOTIVASI 
        Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:

The Need for Achievement  – Kebutuhan akan Prestasi
Kebutuhan akan prestasi adalah kebutuhan seseorang untuk memiliki pencapaian signifikan, menguasai berbagai keahlian, atau memiliki standar yang tinggi. Orang yang memiliki n-ach tinggi biasanya selalu ingin menghadapi tantangan baru dan mencari tingkat kebebasan yang tinggi.

Sebab-sebab seseorang memiliki n-ach yang tinggi di antaranya adalah pujian dan imbalanakan kesuksesan  yang dicapai, perasaan positif yang timbul dari prestasi, dan keinginan untuk menghadapi tantangan.

Tentunya imbalan yang paling memuaskan bagi mereka adalah pengakuan dari masyarakat.

The Need for Authority and Power – Kebutuhan akan Kekuasaan
Kebutuhan ini didasari oleh keinginan seseorang untuk mengatur atau memimpin orang lain. Menurut Mclelland, ada dua jenis kebutuhan akan kekuasaan, yaitu pribadi dan sosial. Contoh dari kekuasaan pribadi adalah seorang pemimpin perusahaan yang mencari posisi lebih tinggi agar bisa mengatur orang lain dan mengarahkan ke mana perusahaannya akan bergerak. Sedangkan kekuasaan sosial adalah kekuasaan yang misalnya dimiliki oleh pemimpin seperti Nelson Mandela, yang memiliki kekuasaan dan menggunakan kekuasaannya tersebut untuk kepentingan sosial, seperti misalnya perdamaian.
The Need for Affiliation – Kebutuhan akan Afiliasi / Keanggotaan
Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang didasari oleh keinginan untuk mendapatkan atau menjalankan hubungan yang baik dengan orang lain. Orang merasa ingin disukai dan diterima oleh sesamanya. McClelland mengatakan bahwa kebutuhan yang kuat akan afiliasi akan mencampuri objektifitas seseorang. Sebab, jika ia merasa ingin disukai, maka ia akan melakukan apapun agar orang lain suka akan keputusannya.

III.TREATMENT
No
Hari/Tanggal
Treatment
1
Kamis 28/12/11
Subjek dalam keadaan malas dalam bekerja, apa yang subjek kerjakan hanya semau subjek sendiri, ini terlihat ketika subjek di mintai bantua clien subjek hanya melakukan semaunya sendiri, dan terkadang subjek belum selesai membantu clian menyelesaikan yang di minta untuk membantu subjek meninggalkan clien. Kemudian treatment yang di lakukan adalah memberikan saran kepada subjek untuk tetap semangat dalam menjalani pekerjaanya karena itu untuk pengalamanya kedepan.
2
Jumad 30/12/11
Subjek masih mengalami keadaan yang sama kurang semangat dalam bekerja, terkadang subjek juga tiduran ketika sedang dalam keadaan sepi. kemudian treatment yang di lakukan adalah memberikan sebuah hal baru untuk menjadikan aktivitas bekerja subjek lebih bervariasi yaitu mengajari subjek dengan membuat media untuk berekspresi agar tidak merasa bosan dengan keadaanya ini, yaitu dengan membuat sebuah blog
3
Senin 2/01/12
Subjek sudah sedikit mengalami peningkatan karena dalam bekerja subjek sudah jarang sekali bolos atau absen dalam bekerja, dalam berhadapan dengan clienpun subjek sudah ada karamahan. Kemudian treatment yang di lakukan adalah menyuruh subjek untuk menulis sebuah artikel di dalam blognya agar dapat di baca orang lain.
4
Selasa 3/01/12
Subjek sudah mulai memiliki semangat dalam bekerja karena sudah ada kegiatan dalam bekerja yang menurut subjek adalah sebuah pekerjaan yang mengasyikan, dalam menghadapi kendala sperti masalah komputer bermasalah subjek sudah mulai menanggapinya dengan serius dan terkadang membantu clien dengan baik. Kemudian untuk meningkatkan motivasi dalam bekerja treatment yang di lakukan adalah memeberinya motivasi masukan dan juga mengajarkan hal baru tentang dunia blog, yaitu dengan mengajarinya cara menaikan traffic pengunjung blog agar banyak yang berkunjung ke blog subjek dan menambah teman sesama blogger
5
Sabtu 7/01/12
Subjek sudah memiliki motivasi dalam bekerja terlihat dalam bekerja subjek sudah kembali menjalani pekerjaanya dengan senang hati seperti membantu clien dangan senag hati, ramah terhadap clien dan juga merasa memiliki tantangan baru dan teman baru dalam dunia blogger. Kemudaian treatmen yang di lakukan adalah memberikan sebuah grup pecinta blog untuk saling bertukan ilmu agar saling bertambah dan juga  mengajarkan berbagai aplikasi dalam blog seperti penambahan chat untuk saling berinteraksi.
6
Selasa 10/01/12
Subjek sudah kembali dalam performa terbaiknya dalam bekerja karena subjek sudah memiliki tantangan baru dan memiliki teman banyak teman baru serta kegiatan yang menarik dan banyak memberikan wawasan yang baru.

IV.ANALISIS KASUS
         Dari identitas permasalahan subjek di atas subjek mengalami penurunan motivasi dalam bekerja yaitu kurang bersemangat di karenakan tidak ada tantangan baru dalam pekerjaanya karena dalam pekerjaan yang subjek lakukan hanya seperti itu-itu saja, karena subjek hanya duduk di meja operator dan menunggu saja di meja operator sehingga itu di anggap subjek kurang begitu menantang, karena besar atau tidaknya pekerjaan yang subjek kerjakan upah yang subjek dapatkan tidak sesuai dengan yang subjek harapkan. Selain itu kurangnya memperluas interaksi dengan oranglain sehingga subjek merasa bosan.
Sesuai dengan Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:
The Need for Achievement  – Kebutuhan akan Prestasi
Kebutuhan akan prestasi adalah kebutuhan seseorang untuk memiliki pencapaian signifikan, menguasai berbagai keahlian, atau memiliki standar yang tinggi. Orang yang memiliki n-ach tinggi biasanya selalu ingin menghadapi tantangan baru dan mencari tingkat kebebasan yang tinggi.

Sebab-sebab seseorang memiliki n-ach yang tinggi di antaranya adalah pujian dan imbalanakan kesuksesan  yang dicapai, perasaan positif yang timbul dari prestasi, dan keinginan untuk menghadapi tantangan.

Tentunya imbalan yang paling memuaskan bagi mereka adalah pengakuan dari masyarakat.

The Need for Authority and Power – Kebutuhan akan Kekuasaan
Kebutuhan ini didasari oleh keinginan seseorang untuk mengatur atau memimpin orang lain. Menurut Mclelland, ada dua jenis kebutuhan akan kekuasaan, yaitu pribadi dan sosial. Contoh dari kekuasaan pribadi adalah seorang pemimpin perusahaan yang mencari posisi lebih tinggi agar bisa mengatur orang lain dan mengarahkan ke mana perusahaannya akan bergerak. Sedangkan kekuasaan sosial adalah kekuasaan yang misalnya dimiliki oleh pemimpin seperti Nelson Mandela, yang memiliki kekuasaan dan menggunakan kekuasaannya tersebut untuk kepentingan sosial, seperti misalnya perdamaian.
The Need for Affiliation – Kebutuhan akan Afiliasi / Keanggotaan
Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang didasari oleh keinginan untuk mendapatkan atau menjalankan hubungan yang baik dengan orang lain. Orang merasa ingin disukai dan diterima oleh sesamanya. McClelland mengatakan bahwa kebutuhan yang kuat akan afiliasi akan mencampuri objektifitas seseorang. Sebab, jika ia merasa ingin disukai, maka ia akan melakukan apapun agar orang lain suka akan keputusannya.
Jadi dalam hal ini sesuai dengan treatment yang di lakukan subjek sudah memilik motivasi dalam bekerja karena kebutuhan seperti Need for Achievement sudah mulai terpenuhi karena subjek sudah memilik tantangan baru dan juga mulai mempelajari hal baru untuk menambah wawasan yang di inginkan, dapat di katakan pencapaian yang signifikan subjek dapatkan melalui dunia blogger karena ada hal baru yang dia miliki.
Kemudian untuk Need for Authority and Power subjek sudah memiliki hal baru untuk menguasa apa yang pelajari saat ini yaitu dunia blog, subjek sudah memiliki kekuasaan sosilal karena website yang ia buat adalah untuk kepentingan bersama dan juga untuk membantu oranglain yang ingin mengetahui hal-hal yang pengunjung tidak tahu tetapi subjek mengetahuinya.
Sedangkan kebutuhan akan afiliasi atau yang di sebut Need for Affiliation subjek sudah mendapatkanya karena terlihat dengan banyaknya pengunjung yang berada di blognya maka ini menandakan banyak yang menykainya karena artikel yang subjek posting di blog dan dapat menerima subjek. Selain itu dalam bekerja clien juga sudah mulai akrab dengan subjek karena perlakuan subjek yang menyenangkan.

V.KESIMPULAN
         Dari pemaparan yang di tulis dalam study kasus ini mengenai apa yang terjadi mengenai dengan subjek yaitu rendahnya motivasi yang di alami subjek dalam bekerja selama ini, penulis dapat memberikan problem solving kepada subjek melalui teori dari McClelland. Karena teori ini sesuai dengan apa yang di alami subjek akan kurangnay kebutuhan dalam bekerja, dansetelah sekitar 2 minggu penulis memberikan treatment subjek sudah kembali memiliki motivasi dalam bekerja yang baik.

Berharap Punya Inspirasi lagi

             

          Sudah Hampir dua bulan 10 hari rasanya saya tidak posting pada blog ini. padatnya aktivitas dalam keseharian membuat saya larut dalam kesibukan yang sangat padat hingga sedikit melupakan Blog ini,,#sibuk_miting"  Sulitnya mengatur waktu karena banyaknya tugas dan pekerjaan membuat saya sulit untuk berinspirasi dan berbagi banyak hal dalam hidup ini. dan ya,, baru hari ini saya sempat membuka kembali dan berusaha menulis lagi,, dalam hal kali ini ada sedikit rasa untuk berinspirasi dalam menulis lagi, selain itu mungkin juga bisa sedikit menghilangkan rasa jenuh dan rasa keruh yang merasuk dalam pikiran. karena akhir akhir ini saya rasakan pikiran saya baru tidak teratur dan berlarian kesana kemari #halah hahaha tetapi di sela waktu senggang sedikit dapat hiburan juga.

            Dalam dua bulan ini,,sepertinya banyak hal yang saya lewati dan saya lalui,,namun semua itu berlalu begitu saja,,kegiatan kuliah yang sangat padat sedikit membuat saya merasa bingung sendiri,,apalagi menjelang UTS ini, sepertinya belum ada satu mata kuliahpun yang masuk dalam pikiran saya, susah memahami dan banyak hal yang di pikirkan mungkin penyebabnya "gek mikerke opo?,,,hahaha...untuk itu semoga dangan sedikit berkurangnya aktivitas yang saya lalui saya dapat berinspirasi lagi, menggoreskan sebuah karya yang bias sedikit memotivasi saya untuk terus berkarya sebelum memasuki bulan April yang penuh dengan tugas,,dselain itu juga saya berusaha menghabisakan sisa waktu yang ada sebelum semuanya berlalu begitu saja. "tua Maksut.t"
         okey dan saya ready,,mari mulai lagi menulis dan berbagi inspirasi.. menikmati kembali asyiknya blogging..sembari menunggu waktu dan menikmati waktu senggang... #halah #hakk
 
© Copyright 2010 _Fahri kurniawan_
Theme by Fahri Kurniawan