"Selamat Datang Di Fahriikurniiawan.blogspot.com,,,Mari Berbagi Inspirasi dan Pengalaman"
Tampilkan postingan dengan label Teori-teori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori-teori. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

Hubungan Erat





 Hubungan erat adalah hubungan antar individu yang berlangsung lama

A. Ciri-cirinya menurut Kelly (Sears, dkk 1998) :
  1. Ada frekuensi yang kerap dalam berinteraksi dalam jangka waktu lama
  2. Melibatkan berbagai macam peristiwa
  3. Adanya mutual influence selama interaksi
B. Menurut Brehm & Kassin (1993) :
  1. Kelekatan emosional, perasaan afeksi dan cinta
  2. Pemenuhan kebutuhan psikologis dari patner
  3. Saling ketergantungan
Pendekatan-Pendekatan dalam Hubungan Erat
  1. Model Interdependensi :
            dikembangkan oleh Levinger & Snoek (1972) yang menggambarkan beberapa tahap kontak, dimulai dengan tahap menyadari, dan kontak permukaan dan jika berlangsung baik interdependensi semakin mendalam dan akhirnya mutualitas terjadi.
2.      Teori Penetrasi Sosial
     dikembangkan oleh Altman dan Tyalor dari proses-proses perkembangan hubungan sosial yang berupa :
            a. tahap orientasi
            b. pertukaran penjajakan afeksi
            c. pertukaran afeksi
            d. pertukaran yang stabil
3. Model Stimulus- Nilai- Peran dari Murstein
  1. Tahap stimulus : penampilan fisik
  2. Tahap nilai : kemiripan nilai & sikap
  3. Tahap peran : pembagian peran
4.  Model Interpersonal Process :
            Hubungan erat merupakan kombinasi dari self-disclosure dan patner-dislosure
 
Social Exchange Theory
  1. diasumsikan merupakan pertukaran reward dan cost
  2. Kepuasan merupakan hasil cost analysis yang mengevaluasi rasio interaksi positif dan  interaksi negatif.
        Jika hasilnya lebih banyak positif maka relasi memuaskan
  1. Untuk melihat sejauh mana relasi akan bertahan, tergantung hasil kalkulasinya.
        Jika reward lebih banyak daripada costnya maka relasi akan terus bertahan.
FRIENDSHIP
Persahabatan adalah jenis dari hubungan erat yang dilandasi dengan terbentuknya sikap passion dan caring.
Passion : Enjoyment, Mutual Assistence, Respect, Spotanity
Carring : Aceptance, Trust, Understanding, Confindence
Psikologi Cinta
  1. Cinta merupakan sifat yang membantu kita untuk beradaptasi.
  2. Pengalaman cinta yang romantis yang meminta daya tarik sepenuhnya dari orang banyak, tidak dapat dimengerti secara penuh dengan hanya mengetahui tentang gen, hormon dan neurotransmitter.
Teori Cinta Dua Faktor
1.      passionate love dan companionate love
2.      Passionate love yakni intensitas yang lebih lama dengan yang dicintai.
Companion love seringkali menjadi bagian yang terlepas dari cinta yang terkumpul dengan afeksi, hubungan pertemanan, pertemanan dan komitmen jangka panjang terhadap sebuah hubungan
Sternberg Love Triangle
  1. Semua pengalaman cinta dibangun pada tiga komponen, yakni: passion, intimacy dan commitment.
  2. Passion yang merupakan respon emosi yang intensif terhadap oranglain adalah eros love style.
  3. Intimacy yakni kehangatan, kedekatan dan perasaan berbagi tentang diri dalam sebuah hubungan.
  4. Commitment adalah sebuah keputusan untuk merawat hubungan.
  5. tipe cinta tunggal: infatuation (hanya nafsu), liking (hanya keintiman), dan empty love (hanya komitmen).
  6. Dengan menggabungkan 2 tipe, salah satu akan mendapatkan 3 tipe cinta yang lain: romantic love (keintiman + nafsu), companionate love (keintiman + komitmen) dan fatuous love (nafsu + komitmen).
  7. consummate love adalah nafsu + komitmen + keintiman.
  8. consummate love lebih sering terdapat di hubungan yang sudah berjalan lama (penelitian Belsky, 1997)
Gaya Percintaan
Menurut Bringham, 1991 ada 6 gaya percintaan :
  1. Cinta Romantik
  2. Cinta Memiliki
  3. Cinta Kawan Baik
  4. Cinta Pragmatik
  5. Cinta Altruistik
  6. Cinta Monyet
The Love Hierarchy
  1. Barnes dan Sternberg (1997), dalam penelitiannya menemukan :
  2.  Di level terendah : kepercayaan, ketulusan, saling pemahaman, kompatibilitas, pemenuhan, seksualitas, intimasi, dan kebutuhan bersama.
  3. Level tengah : kompatibilitas” dan “nafsu
  4. Level tertinggi adalah faktor tunggal yang disebut cinta.

Sabtu, 19 November 2011

Konsep kesmen menurut Erich Fromm



Kesehatan Mental : Setiap orang pasti mendambakan memiliki mental yang sehat..karena apabila kita memiliki mental yang sehat maka dalam hidup kitapun akan merasakan banyak kebahagiaan. Dalam kali ini kita akan membahas tentang Kesehatan mental... terlebih kita akan membahas lebih dalam tentang Konsep kesehatan mental menurut Erich Fromm

 Beberapa Teori Dasar menurut Froom :
         Fromm menyangka bahwa kepribadian seseorang sangat besar dipengaruhi oleh kekuatan sosial. Ekonomi, politik, sejarah dan masyarakat yang sakit akan menghasilkan orang-orang yang sakit pula.
         Teori Erich fromm adalah teori yang menggunakan pendekatan sosial psikologis.
         Karakter  anggota dalam masyarakat tersebut sesuai dengan nilai yang ada dalam masyarakat.
          manusia adalah mahluk yang memiliki kesadaran, pikiran, akal sehat  dan daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung jawab.
         jika manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka manusia tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm.
         Menurut Fromm, ciri orang normal atau yang mentalnya sehat adalah orang yang mampu bekerja produktif sesuai dengan tuntutan lingkungan sosialnya, sekaligus mampu berpartisipasi dalam kehidupan sosial yang penuh cinta.


Kebutuhan manusia menurut fromm :
1. Kebutuhan hewani/fisiologis à ex: rasa lapar, sex dan keamanan.
2. Kebutuhan manusiawi
  • Keterhubungan
  • Transendensi/keunggulan
  • Keberakaran
  • Kepekaan akan identitas
  • Kerangka orientasi

Kepribadian yang sehat menurut Erich Fromm
         Mampu menyesuaikan diri dalam masyarakat.
         Menerapkan kerakter sosial untuk memenuhi harapan masyarakat.
         Adanya keinginan untuk mencintai dan di cintai.
         kepribadian yang sehat adalah orientasi produktif. 

Tiga dimensi orientasi produktif:
  1. kerja manusia yang sehat menilai kerja bukan sebagai akhir, melainkan sebagai cara bagi pengekspresian diri secara kreatif.
  2. cinta 4 kualitas cinta : perhatian, tanggung jawab, penghargaan dan pengenalan. manusia yang sehat memiliki biofilia, yaitu cinta mengebu-gebu terhadap kehidupan dan semua yang hidup.
  3. penalaranà manusia yang sehat melihat oranglain sebagaimana adanya dan bukan seperti yang mereka inginkan terhadap orang lain.
Kepribadian yang sehat dan produktif memimpin dan mengatur diri sendiri

Perjuangan bertahan hidup sebagai individu yang sehat bergantung kepada kemampuan mereka yaitu:
            - menerima hal-hal dari orang lain secara terbuka
            - mengambil hal-hal dengan tepat
            - menjaga hal-hal dengan baik
            - menukar hal-hal dengan benar
            - bekerja, mencintai, dan berpikir secara produktif

Normalitas 
          Menurut Fromm, normalitas adalah keadaan optimal dari pertumbuhan (kemandirian) dan kebahagiaan (kebersamaan) dari individu. Pada dasarnya ada dua cara untuk memperoleh makna dan kebersamaan dalam kehidupan diantaranya:
1.      Mencapai kebebasan positif yakni berusaha menyatu dengan orang lain, tanpa mengorbankan kebebasan dan integritas pribadi.
2.      Memperoleh rasa aman dengan meninggalkan kebebasan dan menyerahkan sepenuhnya  individualitas dan integritas diri kepada sesuatu (bisa orang atau lembaga) yang dapat memberi rasa aman.


 
© Copyright 2010 _Fahri kurniawan_
Theme by Fahri Kurniawan